Terkait Kasus Suap, Nurdin Basirun. Nilwan Akui Sudah Keluarkan Uang Rp 110 juta

Terkait Kasus Suap, Nurdin Basirun. Nilwan Akui Sudah Keluarkan Uang Rp 110 juta

 

Rabu, 12 Februari 2020, 19.00 Wib/ Kontributor: Johan/ Editor: Sukur

MetroOne.CO.ID. KEPRI – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Nilwan mengakui telah mengeluarkan uang total Rp 110 juta untuk mendukung sejumlah kegiatan mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Hal itu diungkapkannya saat bersaksi untuk Nurdin Basirun, terdakwa kasus dugaan suap terkait izin pemanfaatan ruang laut dan penerimaan gratifikasi di Provinsi Kepri.

“Ya, ada yang Rp 50 juta saxa berikan di rumah dinasnya pak Nurdin,” ucap Nilwan di Pngadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/02/20).

Baca juga : KPK Rampungkan Proses Penyidikan Kasus Dugaan Suap Walikota Medan Nonaktif, Dzulmi Edlin

Biasanya uang itu nantinya akan dibagikan Nurdin untuk anak-anak yatim, fakir miskin dan masjid.

“Saya tergerak kalau memberi ke beliau mengarah ke tiga item itu,” kata Nilwan menerangkan.

Nilwan juga menjelaskan bahwa ia telah mengeluarkan uang sebanyak 10 kali dengan nilai masing-masing sekitar Rp 1 juta dan uang itu diserahkan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Kepri saat itu, Tarmidi.

Uang itu, kata Nilwan digunakan untuk membayar biaya sarapan Nurdin Basirun, rombongan, dan warga saat Nurdin melakukan Safari Ramadhan.

Baca juga : Berisi Uang 659 Juta, Tas Bertuliskan Pemprov DKI, Ditemukan KPK

Ia juga mengakui bahwa selama menjabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, ia pernah menyerahkan uang sebanyak 10 kali dengan nilai masing-masing Rp 5 juta.

Uang itu selanjutnya digunakan Nurdin Basirun untuk dibagikan ke warga kurang mampu atau digunakan sebagai sumbangan masjid.

“Betul. (Uangnya) dari kerjaan dinas dan tunjangan saya. Tunjangan saya besar sekali, Pak. Rp 24 juta tiap bulan,” tutuq Nilwan didepan majlis hakim.

Sebelumnya dalam perkara ini, Nurdin Basirun didakwa telah menerima suap sebesar Rp 45 juta dan 11.000 dollar Singapura secara brtahap trkait pembuatan izin prinsip pemanfaatan ruang laut di wilayah Prot Kepri.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *