Atmadinata, Kadisdik Kota Tanjungpinang

MetroOne.co.id. Tanjungpinang, Menepis kabar miring, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata katakan, Sungguh saya pastikan, tidak ada KKN dalam proses tender pengadaan Baju Seragam Sekolah dengan nilai kontrak Rp, 2.147. 334. 650,- (Dua miliar seratus empat puluh tujuh tiga ratus tiga puluh empat enam ratus lima puluh rupiah) tersebut.

Menurutnya, Informasi yang menyatakan bahwa CV. Mawaddah yang memenangkan tender pengadaan Baju Seragam Sekolah di Kota Tanjungpinang punya istrinya adalah informasi Hoax.

“Info yang menyatakan CV. mawaddah punya istri saya itu tidak benar, Istri saya saja tinggal di Tanjungpinang dan sekalipun belum pernah ke Makassar,

“Selain itu, nama Direktur CV. Mawaddah adalah Muhd. Syayyid Sumaga, SE. seorang lelaki, kalau dia seorang kelaki dimana logika beliau itu sebagai istri saya,” jelas Kadisdik Tpi, Atmadinata.

Tidak pernah ada intervensi dari pihak-pihak manapun dalam tender pengadaan Baju Seragam Sekolah tersebut. Tender pengadaanya pun menggunakan mekanisme tender cepat dengan sistem LPSE.

Dengan mengunakan sistem LPSE sama sekali tidak memungkinkan terjadinya KKN antara penyedia, PPK dan atau Pokja Pemilihan, sistem yang diciptakan itu menutup bentuk intervensi dari pihak manapun,” terang Atma.

CV. Mawaddah dinyatakan sebagai pemenang melalui mekanisme lelang cepat oleh Pokja UKPBJ  dengan nilai penawaran Rp. 2.147. 334. 650 (Dua miliar seratus empat puluh tujuh tiga ratus tiga puluh empat enam ratus lima puluh rupiah).

Tidak ada yang kami tutup-tutupi terkait tender pengadaan Baju Seragam Sekolah ini. Mekanismenya pun jelas,” sebut Atmadinata Kadisdik Kota Tanjung pinang kepada MetroOne.co.id.

Liputan Khusus
Penulis : Cek Kur