Gunakan Bom, Empat Nelayan Pemangkat Diamankan Polsek Tambelan

Bintan, MetroOne.co.id. Gunakan bom untuk menangkap ikan, empat nelayan Pemangkat Kalbar diamankan petugas Polsek Tambelan Polres Bintan, di perairan Pulau Penyemuk Desa Pulau Mentebung Kec. Tambelan, Rabu (31/7/19).

Kapolres Bintan, AKBP. Boy Herlambang. Melalui Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson mengatakan, keempat nelayan Pemangkat Kalbar yang diamankan petugas berinisial HA, AL, IM dan RN.

“Tersangka HA, adalah Kapten Kapal Pompong GT 5 yang tidak memiliki Dokumen. Sedangkan AL, IM dan RN adalah Anak Buah dari Kapal Pompong tersebut,” terang Ipda Missyamsu Alson.

Menurut Ipda Missyamsu Alson, sebelumnya personil Polsek Tambelan Bripka Bayu Anderiadi
Mengamankan satu buah Kapal Pompong yang diduga melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan Bahan Peledak (Bom Ikan) di Pulau Penyemuk Desa Pulau Mentebung.

Namun pada saat akan ditangkap seluruh ABK Kapal Pompong tersebut beserta Kapten/ Tekongnya melarikan diri ke darat dan meninggalkan Kapal/ Pompong tersebut,” jelas Kapolsek Tambelan.

Akhirnya, Pukul 13.30 wib dikirim bantuan sebanyak 4 personil Polri dan 2 personil TNI AD serta 2 anggota Satpol PP ke lokasi penangkapan dengan menggunakan Kapal KM. Astakona 34 GT.

Pada pukul 14.00 wib petugas gabungan berhasil mengamankn 3 orang diduga pelaku Illegal Fishing menggunakan Bahan Peledak yaitu HA, IM dan RN. Ketiganya diamankan di KM. Mentebung dan dilanjutkan pengejaran terhadap satu orang pelaku lagi.

Lalu, pada hari Selasa tanggal 30 Juli 2019 pukul 07.00 wib petugas kembali berhasil nengamankan satu orang lagi diduga Pelaku Illegal Fishing menggunakan Bahan Peledak di Pulau Penyemuk Desa Pulau Mentebung Kec. Tambelan yaitu Amiruddin bin La Peu dan diamankan di Mapolsek Tambelan.

Sementara itu, Barang Bukti (BB) yang ikut diamankan adalah, 1 unit kapal/pompong kapasitas 5 ton tanpa dukumen dan tanda selar, 1 unit kompresor + selang,
2 buah daker (alat pernapasan dalam air) merk ocean divers,
Amonium Nitrate 3 karung, Bom rakitan, 8 ken kapasitas 2 liter, 8 botol kaca, 2 botol mineral merk For, dan 2 buah detonator rakitan telah dipasang sumbu.

Selain itu ada 1 unit GPS merk Furuno GP32, 1 unit Fish Finder merk Garmin 350 c, 12 bungkus Gaharu,b1 bungkus karet, 10 buah busa penutup botol kaca, 1 buah kayu untuk memasukkan detonator ke dalam botol, 3 unit HP merk Nokia, 2 buah baskom/derigen pencampur bahan peledak, 2 gulung tali rapia, 3 buah cedok ikan dan Ikan hasil bom +- 1 ton.

“Atas dasar ini, kami langsung mengamankan empat orang berikut barang buktinya ke Markas Polsek Tambelan. Saat ini tersangka sedang dilakukan pemeriksaan di polsek Tambelan yang di bantu anggota Reskrim Polres Bintan, tutur Ipda Alson kepada MetroOne.co.id  melalui Whats App (WA)

(Cek Kur)