Ditjen Hubla, Siapkan 1.293 Kapal Laut. Jelang Natal dan Tahun Baru

Lonjakan Penumpang saat Arus mudik di Kapal Perintis

MetroOne.Co.Id, Jakarta, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko memprediksi terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 1,8 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya (2018) lalu.

Menurutnya, lonjakan penumpang itu diprediksikan akan terjadi pada 21 Desember 2019, yakni pada saat menjelang Natal. Kemudian pada 28 Desember 2019 untuk periode Natal dan Tahun baru dan 4 Februari 2020 untuk periode setelah Tahun Baru.

Untuk mengantisipasi menghadapi lonjakan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru 2020 ini, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) akan menyiapkan 1.293 unit armada kapal laut dengan kapasitas 3,4 juta orang penumpang.

Kondisi ini tentu akan kita antisipasi bersama, sehingga dgn penyediaan sarana angkutan yang andal dan memadai kita skan dapat mengatasi nya;” ucap Capt. Wisnu Handoko. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub, saat membuka Rakor Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dn Tahun Baru 2020 di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Capt. Wisnu, juga menjelaskan, antisipasi perlu dilakukan terutama pada mobilitas jumlah ketersediaan kapal khususnya didaerah terpencil dan perbatasan yang sangat mengandalkan kapal perintis, dan kapal tradisional sebagai sarananya.

Selain itu, tambah Capt. Wisnu. Untuk seluruh perusahaan pelayaran wajib menayangkan jadwal layanan kapal, baik keberangkatan maupun kedatangan kapal selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru in. Tentu saja melalui media massa;” terang Capt. Wisnu.

Kemudian dia juga katakan, telah diperintahkan kepada seluruh Unit Penyelenggara Teknis (UPT) untuk melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di seluruh pelabuhan, terutama pada pelabuhan yang melayani angkutan penumpang.

“Uji Petik kelayakan kapal ini sangat penting, untuk memastikan terpenuhinya standar keselamatan pelayaran, sehingga seluruh armada kapal dapat melayani para penumpang pada masa liburan Natal dan Tahun Baru 2020,” kata Capt. Wisnu.

Selanjutnya perusahaan pelayaran juga diingatkan agar menggunakan e-ticketing untuk menghindari antrean dan calo. “Juga sediakan screening x-ray agar orang yang masuk ke kapal hanya mereka yang memiliki tiket,” ujarnya.

Bersamaan dengan penyelenggaraan angkutan laut tersebut, akan dilakukan pula kegiatan pemantauan dan pengendalian lalu lintas dan angkutan laut melalui Posko Angkutan Laut Natal 2019, dan Tahun Baru 2020 di seluruh pelabuhan di Indonesia.

Disini kami dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, akan memantau perkembangan 52 pelabuhan jelang arus mudik Natal dan Tahun Baru,” tutupnya.

Cek Kur                                        Liputan  :  Johan 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *