Anggota Polair saat digotong

Makasar, MetroOne.co.id Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) khususnya Kepolisian Perairan Sulawesi Selatan, dirundung duka yang mendalam akibat terbakarnya satu unit Kapal Patroli Perairan, yang menewaskan seorang perwira terbaiknya, AKP Tombong.

Selain menewaskan AKP Tombong. Seorang prajurit Polri lainnya, Brigpol Syamsuddin pun turut jadi korban dan kini dirawat intensif di Rumah Sakit Stella Maris Makassar karena menderita luka bakar yang cukup serius di bagian lututnya.

Sementara itu dari saksi mata yang dikonfirmasi awak media MetroOne.co.id, menjelaskan, kejadian ini bermula usai melakukan pengisian BBM jenis Pertamax di tangki kapal oleh mobil truk pengangkut BBM didermaga Fit Polda Sulsel.

Bukan itu saja, dari keterangan lain yang dihimpun media online MetroOne.co.id. menyebutkan, peristiwa tragis ini mengakibatkn terbakarnya satu unit kapal patroli jenis KPC tahun 2017 milik Direktorat Polair Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kejadiannya berlangsung pada hari Rabu sore (24/7/19) pukul 16.23 Wita di Dermaga Dit Polda Sulsel, saat kapal patroli tersebut baru saja melakukan pengisian BBM jenis Pertamax. Usai pengisian tiba tiba terdengar letupankan yang menyemburkan api.

Saat letupan menyemburkan api yang membakar kapal patroli Polair tersebut, saksi mata melihat AKP Tombong dan Brigpol Syamsudin yang saat itu berada diatas kapal, langsung terlempar jatuh ke laut tepat di belakang Kapal Patroli.

Kapal Patroli Polair terbakar

Akibatdari ledakan itu, kedua personil Polri, AKP Tombong dan Brigpol Syamsuddin mengalami luka bakar dn langsung dilarikan ke Rumah Sakit Stella Maris Makassar untuk mendapat perawatan medis selanjutnya.

Saat mndengar kabar kebakaran kapal patroli itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Hamidin langsung bergegas menuju ke dermaga belakang Mako Dit Polair Polda Sulsel dan turun meninjau lokasi kejadian tersebut.

Setelah melihat kondisi kapal patroli yang terbakar, Kapolda selanjutnya menuju ke Rumah Sakit Stella Maris Makassar untuk melihat kondisi kedua anggota Polri yang sedang dirawat intensif.

Terlihat korban AKP Tombong terbaring tak sadarkan diri dan masih dibantu alat pernapasan, sedangkan Brigpol Syamsuddin menderita luka bakar di bahagian kaki serta lututnya.

Meski pihak Rumah Sakit Stella Maris Makassar sudah berupaya keras memberikan perawatan, akhirnya sekitar pukul 20.00 Wita AKP Tombong menghembuskan nafas terakhirnya.

Hingga berita ini dimuat, pihak Polda Sulsel masih melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran ini, Kamis (25/7/2019).

(Daeng)