Resahkan Masyarakat, Dirkrimsus Polda Kepri Gerebek Tambang Ilegal di Nongsa, Batam

Resahkan Masyarakat, Dirkrimsus Polda Kepri Gerebek Tambang Ilegal di Batam (Pt. Tribunbatam)

Sabtu, 07 Maret 2020, 14.55 wib/ Kontributor: Ramadhan/ Editor: M. Sukur

MetroOne.CO.ID. BATAM – Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri mengrebek usaha tambang ilegal di kawasan Batu besar, Nongsa, pada Jumat (06/03/20) malam kemarin.

Saat penggerebekan, di lokasi pengerukan pasir yang berada di kawasan Batu Besar Nongsa, kota Batam tersebut, 20 orang berhasil diamankan polisi yang terdiri dari operator alat berat, sopir lori dan kerani pencatat lori.

Baca juga : Polres Tanjungpinang, Gelar Upacara Serah Terima Jabatan

“20 orang kita amankan diantaranya 4 orang sebagai operator alat berat, 11 orang supir lori, 4 orang kerani, dan 1 orang penjual makanan juga yang turut kita amankan,” ungkap Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Wiwit Ari Wibisono, hari ini, Sabtu (07/03/2020).

Dia katakan, Berdasarkan informasi dari orang yang diamankan. Pemilik tambang tersebut adalah saudara A. Pekerja ini juga mengaku, mereka sudah bekerja hampir 2 mingguan.

Sementara itu, dari hasil penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 11 unit lori, 4 unit escavator dan buku rekapan tanda bukti penjualan pasir.

Baca juga : Pisah Sambut Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang SIK . M.Si Pada AKBP Bambang Sugihartono SIK . MM

Penggerebekan itu sendiri dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat terkait aktivitas yang telah dilakukan penambangan pasir yang diduga ilegal tersebut.

Penindakan terhadap tambang yang diduga ilegal tersebut dikarenakan warga mengaku resah dan akhirnya melaporkan hal itu,” terang Wiwit.

Saat ini, kami sedang mencari pemilik tambang tersebut. dugaan sementara, Pemilik tambang sudah melanggar UU tentang pertambang dan lingkungan hidup,” tutur wiwit.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *