Pedagang Pasar Tanjungpinang, Keluhkan Rencana Kenaikan Sewa Lapak

Aktiviitas jual-beli Pedagang Pasar

MetroOne.co.id, Tanjungpinang. Rencana Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang menaikan harga sewa lapak sebesar Rp 300 ribu per- bulan, diprotes para Pedagang penyewa Lapak di Pasar, Denin (02/12/2019)

Pasalnya, rencana kenaikan sewa lapak itu dianggap para Pedagang belum pas waktunya dan cukup memberatkan untuk saat ini. Selain perekonomian yang lesu, pembeli juga sepi.

Diselah-selah kesibukan jual-beli dipasar, salah seorang pedagang sayuran kepada MetroOne.co.id mengaku, keberatannya atas rencana kenaikan harga sewa lapak tersebut.

“Tolonglah pak, untuk saat ini kami belum siap kalau harga sewa lapak di naikan. Bapak lihat saja kondisi pasar, pukul 12 saja pasarnya sudah sepi,” tutur Mak Etek penjual Sayur.

Begitu pula halnya dengan Ati, pedagang Ikan. mengutarakan kekecewaannya bila rencana kenaikanharga lapak tersebut direalisasikan.

“Kami mohonlah sama BUMD, saat ini jangan dulu lah menaikan harga sewa lapak.  Mau cari tambahan uang darimana lagi kami. Untuk saat ini, jangankan mau cari untung lebih, cukup makan aja suda Syukur,” ucap Ati.

Sebelumnya para pedagang mengaku, tahunya rencana kenaikan harga sewa lapak itu dari informasi media. Diketahui, hingga saat ini belum ada himbauan resmi, tertulis atas rencana kenaikan harga sewa lapak dari pihak BUMD tersebut.

Sementara itu, terkait hal ini. Salah seorang petugas BUMD yang kami temui dipasar mengaku, belum tau pasti nformasi rencana kenaikan sewa lapak di pasar tersebut.

“Saya belum dapat Informasi pasti pak dàm saya tidak tahu terkait rencana kenaikan harga sewa lapak dipasar,” tuturnya.

Cek Kur

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *