Lokasi Penimbunan Ancam Bakau dan sunggai

Tanjungpinang, MetroOne.co.id. Aktivtas penimbunan PT. Elang Indonesia Group, untuk lokasi pembangun Perumahan Subsidi di wilayah batu 13, Kel. Batu 9 Kec. Tanjunpinang Timur. Ancam kelestarian Hutan Bakau (Mangrove) serta Sungai Buaya yang ada dilokasi penibunannya tersebut.

Dari pantauan MetroOne.co.id dilapangan, penimbunan itu masih berjalan lancar, hingga melebar ke tepi suggai Buaya. Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Media ini dinas terkait dan aparat berwenang terkesan tutup mata.

Padahal dalam Undang Undang RI Nomor 27 Tahun 2007 pada bagian keenam Larangan dalam Pasal 35 huruf (f) dan (g) yang menjelaskan.

Dalam pemanfaatan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil, setiap orang secara langsung ataupun tidak lansung dilarang melakukan konversi Ekosistem mangrove di Kawasan atau Zona budidaya yang tidak memperhitungkan keberlanjutan fungsi ekologis Pesisir dan Pulau Pulau Kecil, menebang mangrove di kawasan konservasi untuk kegiatan industri, pemukiman, dan atau kegiatan lain.

Siapapun yang melanggar pasal pasal 35 huruf (f) dan (g) itu, maka ketentuan pidananya tertuang dalam Pasal 73 (1) huruf (b) yang menjelaskan.

“Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan cara dan metode yang merusak ekosistem mangrove, melakukan konversi ekosistem mangrove, menebang mangrove untuk kegiatan industri dan permukiman, dan atau kegiatan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf e, huruf f, dan huruf g, Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun pidana dan denda paling sedikit Rp 2 Miliar dan paling banyak Rp10 Miliar.

Hinga saat ini, Tim media kami masih melakukan penelusuran data kepada dinas berwenang terkait titik kordinat dan ijin timbun yng diberikan dan dimiliki oleh PT Elang Indonesia Group, untuk menimbun lokasi tersebut, Minggu (30/6/9). Bersabung

(Cek Kur)