Petinggi Garda Tevolusi, Usir AS dari Timur Tenggah. Adalah Pembalasan Yang Pantas

Petinggi Garda Revolusi, Usir AS Dari Timur Tenggah. Adalah Pembalasan Yang Pantas

Editor : Eni Kurniati/ Sumber Kompas

MetroOne.Co.Id. Kepala Divisi Dirgantara Garda Revolusi, Amir Ali Hajizadeh berkata, mengusir pasukan AS dari Timur Tengah adalah suatu Pembalasan yang pantas. Kamis (09/01/2020).

Menurut, Ali Hajizadeh. Serangan puluhan rudal Balistik yang dihantamkan ke Pangkalan Ain al- Assad dan Irbil itu, hanya untuk membuat kerusakan- kerusakan saja, bukan membunuh orang,” ucap Kepala Divisi Dirgantara Garda Revolusi ini.

Selanjutnya, Komandan senior Iran menegaskan, pihaknya akan menjanjikan, serangan yang lebih keras lagi. Sehingga akhirnya membuat pasukan AS keluar dari Timur Tengah.

Baca juga : Balas Dendam, Iran Gempur Markas Militer AS di Irak

Pernyataan tersebut disampaikan langsung petinggi Garda Revolusi, Abdollah Araghi, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Teheran “mundur”.

Dilansir Tasnim via Sky News Kamis (9/1/2020), Araghi menjanjikan “pembalasan keras” setelah serangan rudal di Irak.

Selain itu, Wakil Komandan Garda Revolusi Ali Fadavi mengatakan, operasi itu menunjukkan kekuatan militer mereka, dan mengejek Washington tak mampu berbuat apa-apa.

Baca juga : Indonesia Perlu Waspada, Terkait Ancaman Perang Siber Iran vs As

Sementara itu, Esmai Qaani, pengganti Soleimani di Quds berkata, misil yang diluncurkan di Ain al- Assad dan Irbil bertujuan mengusir pasukan AS.

Sementara kelompok milisi yang disokong Teheran menyerukan adanya balas dendam atas kematian calon penerus Pemimpin Tertinggi Iran itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *