Polri Batal Tarik Kompol Rosa, KPK Tetap Mengacu Putusan Sebelumnya

Felldy Utama
Polri Batal Tarik Kompol Rosa, KPK Tetap Mengacu Putusan SebelumnyaKetua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, – Polemik penarikan Kompol Rosa Purbo Bekti masih berlanjut. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKFirli Bahuri memastikan lembaganya merujuk kepada keputusan sebelumnya yang telah mengembalikan penyidik Kompol Rosa ke instansi asal yakni Polri.

Penegasan itu disampaikan Firli menanggapi surat dari Polri yang berisi pembatalan penarikan Kompol Rosa. “Surat pembatalan itu sudah ada keputusan sebelumnya,” kata Firli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/1/2020).

Namun, Firli enggan menyebutkan surat dari Polri tersebut tidak berlaku. Dia kembali menegaskan, KPK tetap berpedoman kepada keputusan pimpinan yang telah diambil mengenai status Kompol Rosa.

“Bukan masalah tidak berlaku, putusan pimpinan sudah menyampaikan bahwa sudah ada surat penghentiannya. (Keputusannya) sudah dikembalikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, masa tugas Kompol Rosa di KPK masih berlangsung hingga September 2020.

“Polri kemarin memberikan surat pembatalan, artinya surat kepada KPK bahwa untuk Kompol Rosa tidak ditarik (ke kepolisian),” ujar Argo di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Sedangkan Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pengembalian Kompol Rosa dilengkapi dengan surat pemberhentian pegawai sejak 22 Januari 2020. Keputusan itu diketahui seluruh pimpinan KPK.

“Penyidik KPK atas nama Rosa sudah dikembalikan tanggal 22 Januari 2020 sesuai dengan surat keputusan (SK) pemberhentian pegawai negeri yang dipekerjakan (PNYD) di KPK sesusai keputusan pimpinan KPK,” kata Firli saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 4 Februari 2020.

Firli mengatakan, surat keputusan tersebut telah ditandatangani Sekretaris Jenderal KPK dan petikan SK ditandatangani Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia KPK. Selain Kompol Rosa, KPK juga mengembalikan satu penyidik bernama Indra yang berasal dari Polri.

“Pemberhentian keduanya terhitung mulai 1 Februari 2020. Rosa sudah dihadapkan ke Mabes Polri pada tanggal 24 Januari 2020,” katanya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *