Rindi. Presiden Mahasiswa (BEM Umrah) Perguruan tinggi Uversitas Maritim Raja Ali Haji,

Tanjungpinang. MetroOne.co.id. Presiden Mahasiswa (BEM Umrah) Perguruan tinggi Uversitas Maritim Raja Ali Haji, Rindi Afriadi sebut, sulit menemukan kebijakan yang humanis yang berdampak banyak kepada masyarakat setelah lebih satu tahun Kota Tanjungpinang di pimpin oleh Walikota, H. Syahrul.

Pasalnya perhari ini saja, masih ditemukan permasalahan yang seharusnya tidak boleh terjadi, seperti : masalah Baju Seragam Sekolah Gratis yang tak kunjung siap dan permasalahan BUMD yang hari ini timbul masalah akibat keteledoran Pemko Tanjungpinang.

Untuk Baju Seragam Sekolah Gratis misalnya, keterlambatan itu sangat berefek pada kondisi pisikologi si anak disekolah. Akibatnya si anak mulai menekan orang tuanya untuk segera membelikan baju seragam sekolah diluar bantuan, sementara orang tua siswa sangat berharap atas bantuan pemerintah tersebut.

“Kami berharap kepada Pemerintah (Pemko Tpi red) agar kembali mengevaluasi kebijakannya terkait permasalahan pengadaan Baju Seragam Sekolah, yang dianggap gagal paksanaannya. Agar lebih efektif  pengadaan Baju Seragam Sekolah itu haruslah dikerja dan disiapkan oleh sekolahnya masing masing,” harap Presiden BEM Umrah, Rindi.

Selain itu, Rindi juga meminta kepada DPRD Kota Tanjungpinang, agar tidak ragu bertindak, menegur dan mengingatkan Pemerintah (Pemko Tpi red) atas kebijakannya yang menimbulkan permasalahan dan merugikan masyarakat.

Menurutnya, jika DPRD sudah tidak mampu menjadi perwakilan ideal bagi rakyat, kami mahasiswa siap menjadi Garda terdepan  untuk memperjuangkan hak rakyat dan menentang segala kesalahan.

Bukan hanya DPRD Tanjungpinang saja tambahnya, DPRD Provinsi pun harus lebih lantang menyuarakan suara rakyat. Karena hari ini di kota Tanjungpinang maupun provinsi Kepri, terdapat beberapa masalah yang belum tuntas diselesaikan.

‘Jika nantinya Mahasiswa sudah turun kejalan, itu artinya Dprd sudah tidak becus lagi menjadi Perwakilan atas kami dan rakyat ini, kami masih berharap kepada DPRD agar lebih lantang , jangan hanya diam dan He’eh Saja,” pungkasnya.

Oleh : Rindi
Penulis : Cek Kur