Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Digelar, Tersangka Didakwa 12 Tahun Penjara

Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Digelar. Tersangka Didakwa 12 Tahun Penjara

Kamis, 19 Maret 2020, 20.00 wib/ Kontributor: Johan/ Editor: M. Sukur

MetroOne.CO.ID. JAKARTA – Sidang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, hari ini (19/03/20) digelar perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan agenda utama pembacaan dakwaan oleh jaksa.

Kedua terdakwa yakni Rahmat Kadir Mahuleter (RM) dan Rony Bugis (RB) dinilai telah melakukan pnganiayaan berat. Karena telah menyiram Novel dengan air keras (H2SO4).

Jaksa penuntut umum, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dalam surat dakwaannya menyebutkan, penyerangan terhadap Novel murni karena alasan pribadi.

“Terdakwa tak suka kepada Novel Baswedan karena dianggap telah mengkhianati dan melawan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri),” ucap jaksa saat membacakan dakwaannya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (19/03/2020).

Akibat perbuatannya itu, Novel mengalami luka berat di bahagian mata kanan dan kiri dan berpotensi besar mengakubatkan kebutaan.

Kedua pelaku, Rony dan Rahmat didakwa telah melakukan penyaniayaan berat dan terencana keduanya diancam dngan hukuman maksimal 12 tahun kurungn penjara.

Tersangka akan dijerat dengan tiga pasal sekaligus yakni Pasal 355 ayat 1 KUHP jo Pasal 55 ayt 1 ke-1 KUHP, Pasal 353 ayat 2 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dan Pasal 351 ayt 2 KUHP jo Pasal 55 ayt 1 ke-1 KUHP.

Sebelumnya, kedua tersangka ditangkap di kawasan Cimanggis Depok, Jawa Barat, pada Kamis 26 Desember 2019 lalu. Kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat pagi, 27 Desember 2019. dan slanjutnya ditahan di Bareskrim Polri selama proses penyidikan berjalan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *