Tangani Pemisahan Bayi Kembar Siam di Batam, Ketua Tim Bedah; Kita Perlu 10 Dokter Khusus

Ketua Tim Bedah dr. Poerwadi bersama orang tua Zakia/ bayi kembar Siam (Pt. Posmetro.co).

Kontributor Batam: Ramadhan/ Editor: Muhamad Sukur

MetroOne.Co.Id, Batam. Ketua Tim Operasi Bedah kembar siam, Dokter Poerwadi dari Rs Soetomo Surabaya dalam keterangannya mengatakan, pihaknya menyarankan operasi pemisahan Bayi Kembar Siam agar dilakukan di Batam, Sabtu (18/01/2020)

Mengapa harus di Batam? kata Purwadi, ‘peralatan yang ada di Rumah sakit Batam sudah lengkap, sehingga memungkin kan Opereasi tersebut di laksanakan di Batam. Insya Allah RSBP mampu peralatan ada kok,” ucap Dokter Poerwadi.

Selain itu, dalam keteranganya dia juga menjelaskan, bahwa bayi kembar siam ini, hanya memiliki satu organ tubuh sehingga dapat dipastikan jika pembedahan itu berjalan, maka hanya satu anak saja yang bisa diselamatkan.

“Hanya satu yang bisa kita selamatkan, karena yang satunya hanya menempel saja, menumpang diorgan tubuh yang satunya.

Baca juga : Krisis Gas Elpiji 3 kg, Warga Batam Menjerit. Harga Gas Naik Meroket

“Mungkin pemisaham embrio saat hamil tidak sempurna makanya satunya menempel dengan kondisi organ tubuh tak sempurna,” terang dr Poerwadi.

Untuk melaksakan operasi pemisahan ini, diperlukan penanganan 21 dokter RSBP Batam dan 10 dokter lain yang didatangkan secara khusus dari  RS Dokter Soetomo, Surabaya.

“Kita sudah bentuk tim terdiri dari tim keperawatan, tim ICU, tim anestesi, tim bedah anak, tim bedah torak, tim bedah plastik dan tim medik,” jelasnya (dikutip dari Posmetro.co)

Sementara itu, Indrayanti Tim Dokter BP Batam, mengatakan, untuk melaksanakan operasi pemisahan ini, memerlukan biaya yng cukup mahal, juga jeda waktu perawatan dari mulai operasi hingga penyembuhan selama 3 Bulan.

Mengenai biayanya diperkirakan memerlukan dana sebesar Rp 1,1 miliar. Untuk itu kami mengetuk hati semua pihak untuk bisa membantu proses jalannya operasi pemisahan bayi kembar siam,” ungkapnya Indrayanti,.

Baca juga : Pertengahan Tahun 2020, Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut

Mendapat Informasi melalui beberapa Media, ternyata hal tersebut direspon langsung oleh Plt Gubernur Kepri H. Isdianto. Ia pun kemudian mendatangi RS BP Batam Sekupang, pada hari ini, Sabtu 18 Januari 2020.

Kedatangan Isdianto tersebut, untuk melihat langsung kondisi bayi kembar siam bernama Zakia. Kemudian Isdianto juga katakan dirinya baru sempat menjenguk Zakia, dikarenakan aktivitasnya yg cukup padat dalam beberapa minggu terakhir.

Selain itu, menangapi apa yang disampaikan oleh Tim Dokter Batam, mengenai bwrbagai hal tentang pembiayan Operasi itu, Isdianto mengungkapkan. Pemerintah Provinsi Kepri akan mengcover seluruh pembiayaan operasi kedua bayi tersebut.

Pemerintah Provinsi Kepri akan mengcover seluruh pembiayaan operasi Zaskia. Nanti kita ambil dari dana alokasi kesehatan untuk membantu operasi bayi kembar siam tersebut,” katanya.

Usai kunjungan dihadapan awak media, Isdianto tegaskan, bantuan yang diberikan tersebut sebagai bentuk kepedulian serta hadir nya pemerintah Prov Kepri untuk masyarakatnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *