Ilustrasi doa seorang nelayan

Kepri, MetroOne.co.id, Memahami pribahasa yang mengatakan sepandai pandainya  tupai melompat akhirnya jatuh juga ketanah, saat ini, itulah yang terjadi kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dan Cs  cs nya.

Bukan itu saja ada juga pribahasa lain seperti, Guru kencing berdiri anak kencing berlari, hal itu juga pantas di ibaratkan kepadanya karena banyak PNS di Pemprov Kepri yang tersandung kasus Korupsi.

Sesungguhnya, Desas desus kasus korupsi terkait Proyek Reklamasi yang ada di Kepri, bukanlah kali ini saja. Bahkan pihak KPK pun sudah berulangkali menerima surat pengaduan dari beberapa LSM terkait Reklamasi yang ada.

Sebut saja seperti Reklamasi laut Kalang Batang, Reklamsi Proyek Gurindam dan lain lain serta Reklamasi Tanjung Piayu yang menjadi Penyebab sangkutnya Gubernur Kepri dan Cs csnya ditangan Satgas KPK.

“Alhamdulillah, Akhirnya Tuhan menunjukkan kuasanya. Makanya Janganlah suka suka menutup rejeki kami, akhirnya kan kualat,” sebut salah seorang Nelayan enggan sebutkan nama.

Bukan itu saja, kami juga meminta kepada pihak KPK, agar mau membantu nelayan mengusut tuntas persolan Proyek Reklamasi Gurindam 12 dan Galang Batang yang sudah memiskinkan kami nelayan.

” Bukannya mensejahterakan kami para nelayan, malah lokasi tangkap kami yang dijual dan dikorbankan,” ketusnya.

Dari informasi terakhir yang dimiliki MetroOne.co.id saat ini, dari hasil pengamanan Satgas KPK, selain Gubernur Kepri, ada Kepala dinas PUPR, Kepala Dinas DKP,  Satu orang Staf  DKP,  Dua orang Swasta, serta Satu orang supir kepala dinas.

(Cek Kur)